Apakah kamu lelah?
Ketika setapak kehancuran
Untuk tirai kelabu
Terbuka dalam sekelumit harapan
Cakrawala berderik dalam ratapan
Puncak gunung membelah langit biru
Kini berubah dalam ilusi yang kelam
Dan alam yang terbalut dalam cekaman tajam
Apakah kamu lelah?
Saat udara meresah,asap kabut menyelimutinya
Daun pohon gugur hanya untuk kalbu serakah
Mereka pun bertalu dalam keluhan
Semburat api membakar hijaunya rerumputan
Gerimis 'tak dapat membasahi kekeringan
Padamnya keindahan citra lautan
Oleh bangunan hasil ketamakan
Mereka kini meluap dalam kegelisahan
Menjamah padamu,wahai Bumi
Mereka berharap kembali berjumpa pada kedamaian
Dan sekarang apakah kamu lelah memikirkannya?

Mungkin ia lelah...
BalasHapussemoga iya tak telah dan terus menopang kita
BalasHapus