Kisah bernyanyi dalam tangisan
Air mata menetes dalam sungai yang keruh
Pahit cekaman harapan,
Lebur dalam duka
Derik derita menghempaskan senyuman
Kini meluap pada kata-kata
Dan apakah kebahagiaan ku pantas bertuan
Harapan dan apa itu derita?
Jeritan dan apa itu berderik?
Hanya relungnya yang bisa menjawab
Hanya semburat senyumannya yang bisa menjawab
Melangkah dalam pasir kematian
Merangkum dalam kesepian
Syair dalam jiwa yang terpendam
Sakit, derita harapan itu yang kau ulurkan
Gelak mu menyusuri rasa sakitku
Kepalsuan yang terendam
Dalam hitamnya jiwamu
Bersama kelamnya masa lalu
Haruskah aku memberikanmu ucapan?
Melambai kepada terpaan debu
Di depan mataku
Kau pun mengukir langkah penderitaan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar